<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682</id><updated>2011-12-23T05:56:25.889-08:00</updated><category term='Qurban'/><category term='Internet Marketing'/><category term='Taushiyah'/><category term='Antivirus'/><category term='Motivasi'/><category term='Sosial'/><category term='Internet'/><category term='Nasionalisme'/><title type='text'>Muhammad IQbaL Hanafri</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-1209729896700551349</id><published>2011-12-12T05:29:00.000-08:00</published><updated>2011-12-12T05:33:58.684-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Catatan Akhir Tahun</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Nw4-3OC3Jso/Sz8Nx7hGIlI/AAAAAAAAAXk/haCAPFq2Hcg/s400/catatan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://3.bp.blogspot.com/_Nw4-3OC3Jso/Sz8Nx7hGIlI/AAAAAAAAAXk/haCAPFq2Hcg/s200/catatan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabat-sahabatku yang dirahmati Allah, ternyata tidak disangka-sangka saat ini kita telah melampaui umur kita yang semakin lama semakin bertambah. Bahkan pada kenyataan sebenarnya umur kita esensinya bukan bertambah akan tetapi berkurang. Jatah kehidupan yang diberikan oleh Allah SWT kian hari kian berkurang, akan tetapi apakah kita telah menorehkan tinta-tinta emas bagi kehidupan kita?? Tampaknya banyak dari kita yang lupa akan tujuan hidup kita yang sesungguhnya adalah mencari Ridho Allah SWT dengan sebanyak-banyaknya beribadah kepada-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah ada dari sahabatku semua yang saat ini sudah sering sakit-sakitan, muncul uban di kepala kita atau peringatan Allah kepada kita yang lainnya. Ingatt..!! Kita masih punya harapan. Kisah para sahabat di zaman Rasulullah adalah bukti nyata kepada kita semua... Mereka bukanlah orang-orang yang tanpa dosa, tetapi mereka adalah orang-orang bergelimangan dosa kemudian tersadar dan menjadi orang-orang yang ahli bertaubat dan berdiri tegak dalam titik balik untuk terus melakukan kebaikan. Sahabatku, akhir tahun ini marilah kita bermuhasabah. Marilah kita putar kembali memori kita, berapa banyak dosa yang telah kita lakukan, berapa banyak orang-orang yang telah kita buat susah dan berapa banyak kita lalai terhadap perintah-perintah Allah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ok, itu semua telah lewat kawan. Apa yang ada di belakang kita biarlah berlalu dan menjadi peringatan bagi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik, pribadi yang sholih/ah. Apakah kawan-kawan semua sudah siap...! Mari kita bersama-sama menjadi pribadi yang menyongsong perubahan dengan semangat baru. InsyaAllah. Amin ya Rabb.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-1209729896700551349?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/1209729896700551349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2011/12/catatan-akhir-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/1209729896700551349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/1209729896700551349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2011/12/catatan-akhir-tahun.html' title='Catatan Akhir Tahun'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Nw4-3OC3Jso/Sz8Nx7hGIlI/AAAAAAAAAXk/haCAPFq2Hcg/s72-c/catatan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-108639892481597731</id><published>2011-01-31T07:08:00.001-08:00</published><updated>2011-01-31T07:31:00.998-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet Marketing'/><title type='text'>Belajar Internet Marketing</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gSCrpHP3xO4/TUbVg1RbRXI/AAAAAAAAAQo/qIl9v5l0co0/s1600/internet%2Bmarketing.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 121px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gSCrpHP3xO4/TUbVg1RbRXI/AAAAAAAAAQo/qIl9v5l0co0/s200/internet%2Bmarketing.jpeg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5568372749322896754" /&gt;&lt;/a&gt;Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini bisa kembali menulis. Setelah sekian lama saya searching-searching untuk menggeluti dunia blogging serta bagaimana mendesainnya, baru kali ini saya sadar dan benar-benar faham bahwa di dunia blogging atau membuat website kita bisa menghasilkan uang juga. Berbagai jenis cara dalam menghasilkan uang dapat dengan leluasa kita cari dengan mesin google. Diantaranya yang paling utama adalah bagaimana kita dapat membuat blog/website kita traffic-nya meningkat dengan teknik SEO (Search Engine Optimization).&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Adanya peningkatan traffic pada blog atau website, tentunya masih belum lengkap apabila tidak menghasilkan pundi-pundi pendapatan. Tekniknya agar website kita bisa sekaligus menghasilkan adalah dengan meletakkan iklan-iklan yang nantinya apabila diklik maka akan menghasilkan uang bagi kita. Selain itu, kita juga bisa mengikuti berbagai program affiliasi atau associate, jadi tugas kita adalah memasang produk-produk dari berbagai merchant (pedagang besar) yang apabila ada prospek yang masuk ke website kita kemudian melakukan pembelian kepada merchant maka kita akan mendapatkan komisi dari mereka.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Yups, kayaknya seru ya. Disamping kita bisa menulis berbagai hal kita juga bisa menghasilkan uang darinya. Bahkan saat ini sudah banyak para Internet Marketer di Indonesia yang sudah menghasilkan hingga ribuan dollar lho. Tertarik tidak sahabat? Kalau begitu mari kita sama-sama belajar untuk menjadi Internet Marketing juga. Ok, sukses ya untuk semua...!!!&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;by Muhammad IQbaL Hanafri&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-108639892481597731?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/108639892481597731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2011/01/belajar-internet-marketing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/108639892481597731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/108639892481597731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2011/01/belajar-internet-marketing.html' title='Belajar Internet Marketing'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gSCrpHP3xO4/TUbVg1RbRXI/AAAAAAAAAQo/qIl9v5l0co0/s72-c/internet%2Bmarketing.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-6902168688548193802</id><published>2010-12-14T11:44:00.003-08:00</published><updated>2010-12-15T01:53:11.388-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Mimpi dan Realisasi</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gSCrpHP3xO4/TQfR5IkKQ1I/AAAAAAAAAQE/Ht73WNtElk0/s1600/mimpi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gSCrpHP3xO4/TQfR5IkKQ1I/AAAAAAAAAQE/Ht73WNtElk0/s200/mimpi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550635845239325522" /&gt;&lt;/a&gt;Yups, tidak terasa sudah dipenghujung akhir tahun 2010. Rasanya blog ini benar-benar sepi dengan tanpa campur tangan diri sendiri untuk mau meluangkan waktu berbagi. Rekan-rekan sekalian mungkin sudah tidak asing lagi dengan kalimat tersebut yaitu "Mimpi dan Realisasi". Menurut Wikipedia yang merupakan ensiklopedia bebas, secara bahasa Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (rapid eye movement/REM sleep). Akan tetapi, makna "mimpi" disini adalah bagaimana seseorang mempunyai harapan terhadap suatu capaian yang luar biasa dimana capaian tersebut hampir-hampir sangat mustahil dilakukan akan tetapi masih terdapat potensi untuk meraihnya. Itulah makna mimpi yang dimaksudkan disini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mungkin kita bertanya-tanya kepada diri kita sendiri apakah kita sudah banyak melakukan hal-hal yang besar atau masih hanya sesuatu yang kecil. Saya rasa sangat banyak potensi dari diri kita yang belum dimaksimalkan dan seharusnya bisa sedikit dengan sedikit kita perbaiki ke depannya. Lihatlah potensi yang bisa kita contoh dan realisasikan dari orang lain yang lebih baik dari kita, semisal pendidikan. Banyak saat ini orang-orang yang masih menganggap pendidikan cukup pada satu level saja. S1 misalnya, maka mereka akan dengan cepat terpuaskan dengan sendirinya dan mengganggap ini adalah capaian terbaik mereka. Dimana sebenarnya dengan potensi yang mereka miliki sebenarnya mereka bisa untuk melanjutkan pendidikan mereka agar lebih dari yang standar dilakukan orang-orang kebanyakan. Bahkan didalam agama Islam itu sendiri dituntut untuk mencari ilmu hingga akhir hayat. Disini yang menjadi titik tekan bukan kepada capaian gelar yang ada akan tetapi bagaimana motivasi kita untuk terus selalu meningkatkan kemampuan pengetahuan kita sehingga bisa bermanfaat kelak di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sisi yang lain misalnya adalah kemampuan finansial atau ekonomi. Ternyata kita kebanyakan seringkali sudah merasa terpuaskan dengan misalkan gaji tertentu dan tunjangan pada pekerjaan kita. Tidak salah memang, akan tetapi marilah kita sedikit coba merubah mainframe kita untuk berfikir apabila kita bisa mencari tambahan harta lebih banyak maka berapa banyak orang disekitar kita atau saudara-saudara kita yang kurang mampu bisa kita bantu dengan rezeki kita. Menurut para entrepreneur yang sudah sukses sering mengungkapkan, sebenarnya potensi seseorang untuk menjadi kaya itu sama tinggal ada tidaknya kemauan untuk sedikit keluar dari zona nyaman sehingga bisa memperoleh manfaat lebih tersebut. Bahkan, ada sebuah buku yang diterbitkan yang ditulis oleh seorang pengusaha sukses di tanah air yaitu Bob Sadino dengan judul Belajar Goblok Dari Bob Sadino. Beliau menjelaskan bahwa mudah kok untuk menjadi pengusaha yang sukses bahkan disebutkannya orang yang "goblok" saja bisa, pastinya saya rasa sahabat sekalian punya kemampuan basic yang baik sehingga peluang sukses finansial terbuka lebar.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, hal yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana kita bisa meningkatkan kemampuan spiritual kita. Sebagai contoh, mungkin kita akan tercengang ketika ada seseorang yang mempunyai hafalan 30 juz Al Qur'an. Wow, kita sering terpukau dan terperanjat melihat kehebatan orang-orang yang mempunyai kapabilitas seperti itu. Tetapi lagi-lagi inilah tantangannya, bagaimana kita bisa mempunyai mimpi-mimpi yang banyak dan merealisasikannya. Dengan adanya mimpi-mimpi tersebut kita bisa membuat rencana dan melakukan usaha-usaha dengan terarah. Baik dari segi pendidikan, ekonomi/finansial, spiritual dan sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kata orang barat "Some People Dream of Success, While Others Wake Up And Work Hard At It...!", hal ini membuktikan bahwa yang terpenting dari segala capaian-capaian orang-orang yang luar biasa tadi tidak terlepas dari kerja keras dan maksimalisasi potensi yang ada pada diri mereka. Jadi, seseorang yang sukses tidak hanya berkutat pada banyaknya mimpi yang luar biasa akan tetapi sejauh mana orang tersebut mampu merealisasikan mimpinya melalui kerja keras secara nyata. Sekali lagi, hal-hal yang digarisbawahi disini adalah bagaimana kita menentukan target kita untuk lebih baik dengan sedikit demi sedikit memulai usaha yang nyata. Jelas-jelas Allah SWT bukan menilai seseorang dari hasil akan tetapi proses bagaimana kita bisa istiqomah/tekun untuk mencapai tujuan kita. InsyaAllah apabila kita sudah melakukan proses yang demikian secara baik bukan tidak mungkin Allah SWT akan mengabulkan sehingga kita bisa meraih apa-apa saja cita-cita yang kita impikan. Wallahu'alam bis Showab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-6902168688548193802?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/6902168688548193802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2010/12/mimpi-dan-realisasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/6902168688548193802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/6902168688548193802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2010/12/mimpi-dan-realisasi.html' title='Mimpi dan Realisasi'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gSCrpHP3xO4/TQfR5IkKQ1I/AAAAAAAAAQE/Ht73WNtElk0/s72-c/mimpi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-4339311554167449898</id><published>2009-10-26T01:30:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T02:06:47.759-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><title type='text'>Penumbuhan Modal Sosial Elemen Masyarakat</title><content type='html'>&lt;div&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://greensoulshoes.files.wordpress.com/2009/03/social-capital.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 125px; height: 149px;" src="http://greensoulshoes.files.wordpress.com/2009/03/social-capital.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Modal sosial merupakan salah satu elemen kultural yang penting dalam kehidupan, dimana setiap individu diharapkan bisa berprilaku sesuai dengan aturan norma yang berlaku, nilai-nilai yang berkembang di dalam masyarakat serta mengembangkan potensi kebaikan di dalamnya untuk meningkatkan kekompakan dan kerjasama baik dalam suatu kelompok, masyarakat, bangsa dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Unsur-unsur utama di dalam modal sosial seperti sikap partisipasi, rasa saling percaya, semangat imbal-balik, taat norma-norma, nilai-nilai, dan proaktif dalam suatu jaringan rupanya masih belum banyak di terapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Hal inilah kemudian terus berkembang menjadi masalah sosial yang terus membesar hari demi hari, hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Di sebagian kalangan pejabat pemerintahan misalnya, tradisi untuk memanfaatkan jabatan sungguh sangat kental sekali. Terlebih lagi kalau sudah bicara tentang proyek yang berkaitan dengan uang, bentuk-bentuk penyimpangan luar biasa besarnya. Dimulai dari bentuk mark up dana yang tidak sesuai dengan kebutuhan, memotong dana anggaran dari budget yang sebenarnya, hingga secara terang-terangan menyimpangkan dana tersebut. Tetapi hal ini masih mereka anggap sah-sah saja bahkan dianggap rezeki yang halal bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Potret itulah yang sadar atau tidak telah menjadi contoh bagi kalangan masyarakat yang lebih kecil. Seperti dalam menerima bantuan misalnya, apabila kita selidiki lebih dalam ternyata salah satu faktor penyebab mereka sulit untuk maju dan berkembang adalah karena faktor kurangnya rasa saling percaya diantara mereka khususnya dalam pengelolaan keuangan. Sehingga apabila ada bantuan dari pemerintah seperti program PNPM, bantuan alat-alat usaha dan sebagainya yang tidak dikontrol dengan baik maka akan timbul penyimpangan-penyimpangan yang membuat bantuan tersebut menjadi sia-sia kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Ironis memang, tetapi itulah kenyataan yang ada pada masyarakat kita. Bahkan kondisinya saat ini lebih terasa berat lagi, karena manusia-manusia yang mempunyai potensi baik dimana mempunyai sikap yang jujur dan cekatan hanya akan menjadi bulan-bulanan di dalam sistem yang terbentuk sekarang ini. Bagi pegawai negeri misalnya, bisa jadi dengan alasan tertentu akan kesulitan untuk naik pangkat dan selalu dijauhi dan dimusuhi oleh orang-orang yang pro keburukan, begitu pula di tempat yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Kapan bangsa ini akan maju? Pertanyaan ini seringkali terlontar di benak kita. Kondisi dahulu pada awal kemerdekaan saja bangsa kita sebenarnya telah melakukan akselerasi yang cukup cepat di berbagai bidang. Bidang pendidikan misalnya, negara tetangga kita yaitu &lt;st1:country-region st="on"&gt;Malaysia&lt;/st1:country-region&gt; dahulu masih banyak belajar dari bangsa &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Bahkan banyak masyarakatnya yang dikirim untuk bersekolah dan mengenyam pendidikan di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Kemudian di bidang militer, pada awal-awal kemerdekaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kita telah memiliki angkatan bersenjata yang yang cukup disegani di Asia. Bahkan kita mempunyai salah satu kapal perang terhebat di zamannya, yang membuat bangsa ini semakin dihormati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Bagaimana kondisinya sekarang? Seperti yang telah kita ketahui bersama, saat ini karena lemahnya kita dalam menata modal sosial dalam berbagai elemen kehidupan menjadikan kita harus belajar kembali dari awal. Kerusakan-kerusakan yang telah jelas akibatnya masih belum juga menjadikan jera bangsa kita. Karena apa? Sebagian masyarakat kita masih banyak yang berfikir secara parsial, dimana sebagian besar mereka hanya mementingkan kepentingannya sendiri tanpa melihat keadaan di sekitarnya. Banyak mereka tidak faham atau bahkan lupa ingatan bahwa salah satu penyebab kerusakan besar di dalam masyarakat akibat ulah tangannya yang ternyata akhirnya banyak merugikan masyarakat kebanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Belajar dari masa lalu! Inilah yang harus menjadi pegangan bagi bangsa kita. Kemauan dan semangat yang besar harus ditunjukkan untuk merealisasikan dengan segera tatanan kebaikan. Malu kalau kita hanya melakukan pembangunan yang ternyata hanya seperti berjalan di tempat. Kapan kita akan mampu memberdayakan seluruh masyarakat dan bangsa kita?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Oleh karena itu, mari kita tumbuhkan semangat modal sosial dengan baik. Bagi setiap elemen masyarakat, marilah kita tingkatkan partisipasi kita dalam menyongsong perubahan. Aktiflah untuk menyuarakan gaung kebenaran. Tingkatkan rasa saling percaya di dalam kehidupan bermasyarakat. Belajarlah dari negeri Sakura (Jepang) yang mempunyai high-trust, dimana rasa saling percaya yang sangat tinggi menjadikan mereka negara maju. Bertindaklah untuk selalu memunculkan rasa peduli terhadap norma-norma yang berlaku. Mengembangkan nilai-nilai positif dan ide-ide kreatif dalam mewujudkan kebaikan bersama dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Apakah kita sudah terlambat? Belum tentunya. Sebenarnya pada setiap elemen masyarakat masih ada orang-orang yang masih mau untuk tetap peduli dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai positif. Hanya saja perlu dukungan lebih banyak lagi untuk merealisasikan dan meninggikan kapasitas modal sosial pada setiap individu masyarakat. Seyogyanya hal ini dimulai dari lingkungan pemerintahan, sebagai teladan bagi rakyatnya. Tetapi, tampaknya kita harus mengikuti saran dari Aa Gym tentang 3M-nya, yaitu mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil, dan mulai dari sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Di lingkungan keluarga misalnya, biasakanlah sikap keterbukaan dalam berkomunikasi dan menerapkan nilai-nilai kejujuran dari orangtua kepada anak-anaknya. Kemudian pada lingkungan sekolah, diharapkan setiap siswa atau mahasiswa menyadari bahwa mencontek dan kegiatan buruk lainnya adalah awal dari kerusakan besar yang akan terjadi pada kemudian hari. Di lingkungan Pemerintahan, organisasi, dan sosial kemasyarakatan tentunya marilah kita bersama-sama menciptakan dan menguatkan modal sosial, serta menguatkan kekompakan kita dalam meningkatkan kebersamaan. Mudah-mudahan kebangkitan bangsa ini segera terwujud sehingga mampu bersaing dan mengejar ketertinggalan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;By Muhammad IQbaL Hanafri (&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;" lang="JA"&gt;イケバ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;e-mail&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;: iqbal_eighty@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;website&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;: www.miqbalhanafri.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-4339311554167449898?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/4339311554167449898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2009/10/penumbuhan-modal-sosial-elemen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/4339311554167449898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/4339311554167449898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2009/10/penumbuhan-modal-sosial-elemen.html' title='Penumbuhan Modal Sosial Elemen Masyarakat'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-1123299047617947014</id><published>2008-12-14T09:14:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T09:49:52.800-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>Nice Website dengan Joomla</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.adamscross.com/site/components/com_fpslideshow/images/JoomlaFrontpage350.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 125px;" src="http://www.adamscross.com/site/components/com_fpslideshow/images/JoomlaFrontpage350.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhir-akhir ini, perkembangan iptek sungguh dirasakan sangat cepat bahkan kita sulit sekali untuk mengikuti perkembangannya. Komputer misalnya, awalnya merupakan alat hitung sederhana yang kemudian mengalami penambahan fitur-fitur hingga akhirnya seperti yang kita rasakan saat ini, dimana sangat memudahkan manusia untuk mengerjakan segala sesuatunya dengan mudah dan cepat. Begitu pula dengan perkembangan perangkat lunaknya, yaitu sistem pembuatan website yang dahulu terasa sulit, saat ini kita dapat membuatnya dengan mudah tanpa berbelit dengan bahasa pemrograman yang rumit.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembuatan website yang dahulu memakan waktu yang lama serta harus menguasai sederet bahasa pemrograman seperti html, java dan sebagainya, saat ini sudah dirancang pembuatan website dengan CMS (Content Management System) dimana kita dapat membuat sebuah website yang baik hanya dalam hitungan menit. Diantara banyak CMS yang ada, Joomla merupakan salah satu CMS terbaik dengan predikat "Best PHP Open Source Content Management System" mengungguli CMS lainnya seperti Drupal, e107, dan sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keunggulan-keunggulan joomla antara lain adalah kemudahan dalam penggunaannya (user friendly), dimana seseorang yang tidak menguasai bahasa pemrograman sedikitpun juga dapat menggunakannya. Kedua, instalasi joomla sangat mudah dan cepat. Ketiga, komunitas joomla yang begitu besar menjadikannya mudah untuk sharing dan berbagi pengalaman serta menanyakan segala sesuatunya tentang joomla. Selain itu, joomla juga sangat powerfull dengan fitur-fiturnya yang excellent, dimana kita akan merasakan telah membuat website yang sama seperti orang-orang yang memang pakar dalam bidangnya. Dengan banyak kelebihan yang telah diutarakan diatas, tinggal kita yang memilih dan mencobanya. Selamat berkreasi!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-1123299047617947014?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/1123299047617947014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/12/nice-website-dengan-joomla.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/1123299047617947014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/1123299047617947014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/12/nice-website-dengan-joomla.html' title='Nice Website dengan Joomla'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-7239940049167887029</id><published>2008-12-13T00:35:00.000-08:00</published><updated>2009-10-26T02:21:53.767-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasionalisme'/><title type='text'>Mari Membangun Negeri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://belanegarari.files.wordpress.com/2009/03/indonesia-jaya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 204px; height: 153px;" src="http://belanegarari.files.wordpress.com/2009/03/indonesia-jaya.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ternyata tidak terasa kemerdekaan bangsa Indonesia sudah dirasakan berpuluh-puluh tahun yang lalu. Tetapi tampaknya masih lekat diingatan kita bahwa kondisi bangsa terasa belum kunjung membaik. Tingkat ekonomi yang semakin dirasakan sulit hari ke hari, tingkat kepercayaan antar masyarakat yang cenderung melemah, ditambah lagi setumpuk masalah lainnya yang masih menunggu mengantri. Apakah ada yang salah? Atau kita memang belum mau untuk berusaha mengisi kemerdekaan ini. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kemauan bangsa Indonesia untuk mengisi kemerdekaan tentunya tidak pernah surut. Akan tetapi ternyata saat ini kita sedang dilanda degradasi nilai-nilai kultural yang cenderung mulai melemah bahkan terus terkikis habis. Mungkin kita bisa saja membangun gedung-gedung tinggi nan kokoh untuk menyaingi menara petronas misalnya, akan tetapi hal itu hanya bersifat fisik saja. Bahkan akan menjadi masalah baru yaitu dengan bertambahnya hutang negara yang kian melambung yang sebenarnya adalah tanggungan seluruh komponen bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya kita harus lebih bijak mensikapinya, yaitu dengan membangkitkan semangat nilai-nilai kultural yang merupakan modal dalam kebersamaan bangsa. Jujur misalnya, betapa besar pengaruh nilai kultural ini terhadap pembangunan bangsa. Seandainya bangsa kita mau bersikap jujur, niscaya tidak akan pernah ada penyimpangan-penyimpangan dalam menjalankan segala aktivitas dalam kehidupan ini. Tatapi, alangkah sulitnya ternyata menerapkan satu aspek saja yang merupakan elemen kultural ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi keharusan setiap insan manusia untuk bisa bersikap toleran, menghargai orang lain, mentaati norma-norma, serta banyak nilai kultural lainnya. Sebenarnya dengan adat kebiasaan kita sebagai orang Timur, hal tersebut tidaklah terlalu sulit. Kuncinya adalah kemauan bersama semua elemen bangsa untuk melaksanakannya, tentunya dengan penuh keikhlasan dan insyaAllah kemandirian bangsa Indonesia akan terwujud. Oleh karenanya, mari kita bangkit memajukan negeri yang sedang terlelap untuk kembali berjaya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-7239940049167887029?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/7239940049167887029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/12/mari-membangun-negeri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/7239940049167887029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/7239940049167887029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/12/mari-membangun-negeri.html' title='Mari Membangun Negeri'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-1936605444514714497</id><published>2008-12-09T16:19:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T16:33:21.400-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Antivirus'/><title type='text'>Antivirus AVIRA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:LX9HL79Xiz9fOM:http://www.agscomputer.de/gif/avira_SecuritySolution_rgb72dpi.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 107px; height: 131px;" src="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:LX9HL79Xiz9fOM:http://www.agscomputer.de/gif/avira_SecuritySolution_rgb72dpi.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Virus ternyata merupakan biang dari banyak perusakan data-data digital, seperti komputer. Akhir-akhir ini perkembangan virus sangat cepat, bahkan diperkirakan virus lokal yang beredar saja lebih kurang bisa mencapai 100 virus yang siap menginveksi sistem operasi (OS) dari komputer. Dengan besarnya kemampuan virus saat ini, sudah dipastikan cukup membuat khawatir setiap pengguna komputer yang beroperasi dengan OS Windows (terlebih XP). &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perkembangan virus ini, untungnya juga diikuti dengan kemampuan antivirus untuk menangkalnya. AVIRA merupakan salah satu antivirus terbaik saat ini, bahkan ketika memasuki tahun 2008 performanya merupakan yang terbaik di tahun ini (berdasarkan riset-riset yang telah dilakukan oleh badan independen mengenai kehebatan antivirus). Kemudahan download dan update-nya juga terbilang cukup mudah, ditambah dengan adanya versi gratisan. Masih penasaran dengan kinerjanya, silakan mencoba.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-1936605444514714497?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/1936605444514714497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/12/antivirus-avira.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/1936605444514714497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/1936605444514714497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/12/antivirus-avira.html' title='Antivirus AVIRA'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-3464544767000939973</id><published>2008-12-09T15:28:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T16:11:08.144-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Qurban'/><title type='text'>Hikmah Berqurban</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:4KC3AehYCd23JM:http://hasanmiftah.files.wordpress.com/2007/12/qurban.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 134px;" src="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:4KC3AehYCd23JM:http://hasanmiftah.files.wordpress.com/2007/12/qurban.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar Lailaahaillallah huwallahuakbar Allahuakbar walillailhamd. Luar biasa, gema takbir sebagai pertanda Idul Adha bergema di seluruh pelosok negeri. Hal ini mengingatkan kita kembali tentang perintah Allah SWT kepada nabi Ibrahim SAW. Ketika itu nabi Ibrahim AS diperintahkan oleh Allah SWT untuk berqurban, yaitu dengan menyembelih anaknya yang bernama nabi Ismail AS. Ternyata, oleh Allah diganti dengan seekor gibas (kambing besar).&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ibrah yang terdapat pada qurban sangatlah besar, baik dari sisi maknawi maupun sisi sosial kemasyarakatan. Pada sisi maknawi akan kita temukan, seberapa besar kemauan dan kemampuan seorang  manusia untuk memberikan segenap hartanya yang diwujudkan dengan hewan qurban. Sebagaimana kisah Habil dan Qabil ketika ingin menikahi salah satu anak Adam AS, Habil mampu memberikan qurban terbaik berupa seekor sapi yang gemuk sedangkan Qabil hanya memberikan sedikit tanaman yang sudah layu. Dari sinilah Allah SWT akan mengukur seberapa besar pengorbanan hambanya untuk mempersembahkan yang terbaik untuk Tuhannya, disamping juga perlu dijaga keihlasan yang ada.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak kalah pentingnya juga dari sisi sosial kemasyarakatan. Qurban merupakan salah satu media bagi ummat untuk lebih bisa meningkatkan ukhuwah dan merapatkan jarak sosial dengan masyarakat. Dengan berqurban juga akan membantu khususnya masyarakat kecil yang kurang mampu sehingga bisa merasakan ni'matnya daging hewan qurban pada hari raya ini. Jika ditanya mengenai pahala berqurban, insyaAllah setiap langkah kita, tawar menawar kita dengan penjual hewan qurban, ceceran darah hewan qurban, sampai ni'mat yang dirasakan oleh setiap orang yang memakannya akan mendapat ganjaran yang luar biasa dari Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita berqurban.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-3464544767000939973?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/3464544767000939973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/12/hikmah-berqurban.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/3464544767000939973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/3464544767000939973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/12/hikmah-berqurban.html' title='Hikmah Berqurban'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-4823177168415029758</id><published>2008-11-23T10:40:00.000-08:00</published><updated>2008-11-23T11:00:08.477-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taushiyah'/><title type='text'>Care dong! with our environtments</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://img.dailymail.co.uk/i/pix/2007/06_01/plasticrubbish2R_468x317.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 229px; CURSOR: hand; HEIGHT: 168px" alt="" src="http://img.dailymail.co.uk/i/pix/2007/06_01/plasticrubbish2R_468x317.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Yups, itulah judul yang coba kita telaah kali ini. Apa hayo artinya, benar sahabat kita mesti, kudu, harus, must take care (red-menjaga) lingkungan kita. Coba sahabat lihat fakta-fakta yang terjadi di sekitar kita, tampaknya masyarakat banyak yang sudah melupakan arti dari menjaga lingkungan. Kebersihan lingkungan misalnya, kayaknya saat ini kok banyak yang ndak peduli ya sama kebersihan. Habis makan, eh sampahnya dibuang di got (red-selokan), dibuang di jalan, dan di di yang lainnya. Wah, aneh ya sahabat, padahal hal itu kan sebenarnya secara tidak langsung nantinya akan merugikan diri mereka sendiri serta orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Atthuhuuru syatruul iimaani", kebersihan adalah sebagian dari iman (HR Muslim). Tuh khan sahabat, ada hadistnya lagi, ternyata kalau kita menyatakan bahwa kita beriman kepada Allah maka kita juga harus mau untuk menjaga kebersihan, ya khan. Yups, memang iman tidak hanya diucapkan bil qalbi wa bil lisaan (red-hati dan lisan) saja, tetapi juga dalam bentuk action atau amal-amal kita secara nyata. Huh, susah ya ternyata, nggak juga kok kalau kita mau berusaha. Masa kita kita kalah dibanding dengan negara-negara Barat sih, jangan dong. Mereka saja nggak berani lho untuk buang sampah sembarangan, jangankan plastik, benda-benda yang kecil saja mereka takut (ada dendanya juga sih). Luaar biasa ya, bagaimana dengan negara kita ya? Kayaknya di negara kita hampir pasti ditemukan sampah di setiap meternya ya. Bahkan kita lihat sungai-sungai yang ada di sekitar kita, tampaknya sudah tidak ada yang orisinil lagi ya sahabat, semuanya sudah complete (red-lengkap) kaya es campur, he he. Ada pakaian, plastik, kayu-kayu, pohon, barang-barang elektronik, wah lengkap deh pokoknya sahabat. Nah, lama-kelamaan kan bisa jadi bencana seperti banjir, perubahan iklim, kerusakan alam, ketiadaan udara bersih, ketiadaan lingkungan nyaman, dan dampak buruk lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus, bagaimana nih sikap kita sahabat? Ya, kata Aa Gym tuh 3 M, mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil-kecil dan mulai dari sekarang. SubhanAllah, berarti memang kita harus mulai dari diri kita sendiri ya sahabat, apakah kita sudah membiasakan untuk hidup bersih? Kalau sudah berarti kita sudah dapat memberikan contoh baik minimal bagi kita sendiri dan juga orang lain. Wah ternyata itu baru satu poin lho sahabat yaitu menjaga kebersihan, belum lagi hal lainnya. Tetapi jangan takut ya, yang penting tadi, kita mulai dari yang kecil-kecil dan dimulai dari sekarang, kemudian bertahap untuk memperbaiki hal lainnya. Kalau sudah berhasil maka kita dapat mengajak orang-orang di sekitar kita untuk melakukannya juga. Siip deh, kalau begitu mari kita gemakan untuk menjaga lingkungan di sekitar kita ya sahabat. Selamat berjuang ya!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-4823177168415029758?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/4823177168415029758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/11/care-dong-with-our-environtments.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/4823177168415029758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/4823177168415029758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/11/care-dong-with-our-environtments.html' title='Care dong! with our environtments'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-7168055779957179598</id><published>2008-11-23T10:38:00.000-08:00</published><updated>2008-11-23T11:00:24.019-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taushiyah'/><title type='text'>Bangsa Hebat dengan Taubat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://wawan12.files.wordpress.com/2008/04/manpray.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 126px; CURSOR: hand; HEIGHT: 168px" alt="" src="http://wawan12.files.wordpress.com/2008/04/manpray.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kehidupan dunia ternyata merupakan singgahan yang sangat singkat sahabat. Hanya hitungan sepersekian detik atau menit mungkin apabila diukur dengan waktu akhirat. Dengan kenyataan yang secara riil kehidupan saat ini semakin rusak dengan berbagai tipu daya. Luar biasa, tapi begitulah keadaannya umat di akhir masa memang telah jauh-jauh hari diprediksikan oleh Rasulullah SAW semakin jauh dari agama, Ad-Dienul Islam. Seperti diungkapkan juga bahwa umat di akhir masa itu seperti buih di lautan, jumlah pengikutnya sangat banyak tetapi mudah terombang-ambing oleh gelombang ombak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya sahabat, itulah sepenggal keterangan yang memang sudah terbukti adanya. Kerusakan moral dimana-mana, keburukan dianggap sebagai kebaikan, sedangkan kebaikan dianggap sebagai keburukan, aneh bukan. Sekarang kita berada ditengah masyarakat yang "aneh", sudah jelas-jelas hukum syariah di dalam Al-Qur'an dikatakan haram, dengan logika sesat orang-orang yang tidak bertanggung jawab tadi mengatakan halal. Wow, sebuah mekanisme perusakan akhlak, akidah, muamalah yang teratur tapi pasti. Tetapi ketika ditanya apa agamamu? Islam jawab mereka, jawaban ini semakin menyesakkan dada karena ternyata lebih sulit lagi perusakan banyak dilakukan oleh orang-orang yang "mengatasnamakan" beragama Islam sementara akhlak, akidah, muamalah dan sebagainya jauh dari Islam itu sendiri. Mungkin seperti pada zaman Belanda dengan Snouk Horgronye-nya, tapi saat ini lebih ekstrim lagi, karena merupakan perusakan internal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi korupsi yang dianggap sebagai gaji, aneh ya sahabat? Kenapa yang seperti ini ndak sadar-sadar ya. Sogok menyogok dianggap biasa, ndak mau dekat agama padahal nantinya menunggu siksa, naudzubilah min dzalik. Ditambah lagi banyak anak-anak lahir tanpa ibu bapak (red-karena seks bebas), meningkatnya jurusan kedokteran mental tempe (red-narkoba/nyuntik diri sendiri), kekerasan dimana-mana, nampaknya semua itu menjadi tontonan kita semua setiap hari di warta kota dan berita-berita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini adalah hukum kisos dari Allah terhadap bangsa Indonesia saat ini. Allah berikan gelombang besar (tsunami) di Aceh dan sekitarnya hingga masyarakatnya porak poranda dengan ratusan ribu korban jiwa, kemudian gempa bumi melanda Yogyakarta, ditambah lagi gempa berurutan di beberapa daerah di Indonesia sehingga memakan banyak korban jiwa, banjir besar dimana-mana, meningginya tingkat kemiskinan, dan lain sebagainya. Pertanyaannya, masih belum sadarkah kita? Tampaknya sulit untuk menunggu jawaban semuanya satu-persatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"....... dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung" (Q.S. An Nur : 31). Lihatlah sahabat, secara terang-terangan Allah telah menjelaskan kepada kita semua untuk bertaubat kepada-Nya. Bahkan Rasulullah SAW, sebagai orang dijamin oleh Allah masuk syurgapun selalu beristighfar dan bertaubat lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari, subhanAllah ya sahabat. Rasulullah dalam sabdanya juga mengatakan bahwa di antara umat sebelum kamu sekalian terdapat seorang lelaki yang telah membunuh sembilan puluh sembilan orang. Lalu dia bertanya tentang penduduk bumi yang paling berilmu, kemudian dia ditunjukkan kepada seorang pendeta. Dia pun mendatangi pendeta tersebut dan mengatakan, bahwa dia telah membunuh sembilan puluh sembilan orang, apakah tobatnya akan diterima? Pendeta itu menjawab: Tidak! Lalu dibunuhnyalah pendeta itu sehingga melengkapi seratus pembunuhan. Kemudian dia bertanya lagi tentang penduduk bumi yang paling berilmu lalu ditunjukkan kepada seorang alim yang segera dikatakan kepadnya bahwa ia telah membunuh seratus jiwa, apakah tobatnya akan diterima? Orang alim itu menjawab: Ya, dan siapakah yang dapat menghalangi tobat seseorang! Pergilah ke negeri Anu dan Anu karena di sana terdapat kaum yang selalu beribadah kepada Allah lalu sembahlah Allah bersama mereka dan jangan kembali ke negerimu karena negerimu itu negeri yang penuh dengan kejahatan! Orang itu pun lalu berangkat, sampai ketika ia telah mencapai setengah perjalanan datanglah maut menjemputnya. Berselisihlah malaikat rahmat dan malaikat azab mengenainya. Malaikat rahmat berkata: Dia datang dalam keadaan bertobat dan menghadap sepenuh hati kepada Allah. Malaikat azab berkata: Dia belum pernah melakukan satu perbuatan baik pun. Lalu datanglah seorang malaikat yang menjelma sebagai manusia menghampiri mereka yang segera mereka angkat sebagai penengah. Ia berkata: Ukurlah jarak antara dua negeri itu, ke negeri mana ia lebih dekat, maka ia menjadi miliknya. Lalu mereka pun mengukurnya dan mendapatkan orang itu lebih dekat ke negeri yang akan dituju sehingga diambillah ia oleh malaikat rahmat. (Shahih Muslim No.4967)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah ya sahabat, Allah ternyata selalu membuka pintu maafnya yang luas kepada kita semua. Semuanya kembali lagi kepada kita, maukah kita bertaubat untuk tidak mengulagi perbuatan-perbuatan negatif kita. Kalau negeri yang terkenal dengan lempar batu jadi tanaman ini mau kembali menjadi negeri yang makmur. Maka, marilah segenap rakyat bangsa ini memulainya dengan bertaubat kepada Allah dan memperbaiki segala kesalahan-kesalahan kita semua. Kemudian yakinkan masing-masing kita untuk untuk segera bangkit dari segala keterpurukan yang melanda, insyaAllah dengan ridho Illahi. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-7168055779957179598?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/7168055779957179598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/11/bangsa-hebat-dengan-taubat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/7168055779957179598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/7168055779957179598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/11/bangsa-hebat-dengan-taubat.html' title='Bangsa Hebat dengan Taubat'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-7489501938817745679</id><published>2008-11-23T10:36:00.000-08:00</published><updated>2008-11-23T11:00:36.751-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taushiyah'/><title type='text'>Memakmurkan Masjid Yuk</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://muslimabipraya.files.wordpress.com/2008/06/anak-perjuangan.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 193px; CURSOR: hand; HEIGHT: 148px" alt="" src="http://muslimabipraya.files.wordpress.com/2008/06/anak-perjuangan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;"Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." (Q.S. At Taubah : 18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, walhamdulillah, walaailaa ha illAllah huwAllahu Akbar. Bagaimana kabar sahabat? Baik khan. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas urgensi orang-orang yang memakmurkan masjid. Seperti difirmankan Allah SWT pada surat At Taubah di atas, hal ini menggambarkan bahwa kita sebagai muslim memang diwajibkan sekali untuk memakmurkan Masjid. Sebagai contoh pada zaman Rasulullah SAW, hal yang pertama kali dibangun ketika sampai pada suatu tempat yang baru adalah dengan membangun masjid. Fungsi dari masjid itu sangat banyak,benar khan sahabat, dimulai dari fungsi syar'i atau yang berkaitan dengan ilmu-ilmu terhadap pemahaman agama, sosial, politik, , ekonomi, hankam, iptek dan hampir semua permasalahan umat bisa diselesaikan di masjid, subhanAllah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi sosial misalnya, sebenarnya kita bisa membandingkan dengan mudah secara jelas lho. Coba kita melihat orang-orang yang berada di sekitar kita yang rajin berjamaah ke masjid. Bagaimana interaksinya dalam masyarakat, hampir sebagian besar dari mereka dapat menjalankan fungsi sosialnya dengan baik dibanding dengan orang-orang yang jarang berjamaah ke masjid, ya khan. Kemudian biasanya mereka mempunyai akhlak yang insyaAllah lebih baik juga, betul. Kata orang-orang mah orang alim gitu, jangan takut ya dikatakan orang alim. InsyaAllah dengan niatan yang hanif, hal tersebut akan menjaga seseorang dari keburukan-keburukan. Kadangkala orang yang sinis menganggap, ah orang alim juga banyak yang ndak benar. Iya, tapi kan faktanya sudah membuktikan bahwa memang kita bisa lihat secara nyata, siapa yang paling banyak di penjara? Orang yang banyak sholat ke masjid atau yang jarang, siapa biasanya orang yang kuper (red-kurang pergaulan)? Orang yang suka berjamaah di masjid atau orang yang jarang, siapa biasanya orang yang penyabar? dan masih banyak lagi, lagi lagi yang lain. So, apakah sahabat masih meragukan fungsi dan peran masjid? Ask to yourself (ciee english man).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang mau berjamaah kemudian memakmurkan masjid tentunya akan mendapatkan banyak sekali keuntungan (red-benefit). Tadi kan kita sudah tahu fungsi sosial, kita ambil contoh fungsi ekonomi. Coba kita telaah sistem ekonomi Islam dibandingkan dengan sistem ekonomi Barat (red-Israel punya). Luar biasa, sistem ekonomi kita dengan prinsip "ta'aun" (red-menolong) mampu membangkitkan ekonomi umat secara keseluruhan. Seperti kisah pada masa sahabat, dimana sahabat cukup kebingungan untuk mencari seseorang yang cocok untuk diberi zakat, karena ternyata pada saat itu semua rakyat sejahtera. Baitul mal contohnya, sistem ekonomi yang mirip dengan koperasi ini siap membantu memberdayakan umat tanpa prinsip riba. Gampangnya begini, apabila ada seorang peminjam yang ternyata mendapat keuntungan dari usahanya, maka keuntungan tersebut akan dibagi berdasarkan kesepakatan (red-jadi bukan atas bunga) atau sering disebut sistem bagi hasil. Tapi apabila rugi, si peminjam cukup mengembalikan sisa usaha yang ada. Manusiawi bukan, sebaliknya sistem ekonomi kapitalis punyanya Barat tetap diwajibkan untuk membayar hutang yang ada plus bunga, apabila tidak dibayar bunganya akan terus berbunga dan berbunga sepanjang masa. Mungkin kalau bisa segera dilunasi ndak apa-apa (red-ruginya ndak banyak), tapi kalau tidak, bisa-bisa warisan hutang sampai tujuh turunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah ternyata banyak sekali ya sahabat fungsi masjid, luaar biasa. Hal itu semua baru untuk hidup kita di dunia lho. Coba kita transformasikan ke amal shalih, subhanAllah, Allah telah menjanjikan pahala yang besar untuk kita semua. Setiap langkah kaki kita dihitung sebagai amalan (red-subhanAllah, berapa langkah ya), apalagi kalau rumah kita jauh dari masjid semakin banyak langkahnya ya. Kemudian nilai shalat berjamaah yang dua puluh tujuh kali lipat dari shalat sendirian, wah besar sekali ya sahabat. Belum lagi pahala-pahala silaturahmi (red-ukhuwah), dan lainnya. Masih takut atau enggan pergi ke masjid? Jangan ya, insyaAllah Allah akan melipat gandakan amalan kita, rezeki, dan sebagainya. Ok, yuk sekarang kita berangkat ke masjid. Wassalam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-7489501938817745679?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/7489501938817745679/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/11/memakmurkan-masjid-yuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/7489501938817745679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/7489501938817745679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/11/memakmurkan-masjid-yuk.html' title='Memakmurkan Masjid Yuk'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-2694046956662901009</id><published>2008-11-23T10:33:00.001-08:00</published><updated>2008-11-23T10:52:29.737-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taushiyah'/><title type='text'>Sabar dong friends !!</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://didijunaedihz.files.wordpress.com/2008/02/dinihikaye.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 177px; CURSOR: hand; HEIGHT: 134px" alt="" src="http://didijunaedihz.files.wordpress.com/2008/02/dinihikaye.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS Al Baqarah : 153) "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu orang, dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS Al Anfaal : 66)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah sahabat, kali ini kita akan membahas keutamaan sabar or patient (red-kata orang2 Inggris). Sabar, yups sebuah kunci kebaikan yang luar biasa hebatnya, dari sabar tersebut kita akan banyak sekali menemukan manfaatnya. Seperti di terangkan pada Surat Al-Baqarah di atas, bahwa sebagai orang yang beriman harus bersabar dalam segala permasalahan hidup yang ada, bersamaan dengan sholat sabar juga akan menjadi penolong kita semua. Contoh perbuatan sabar yang cukup sering kita dengar adalah sabar ketika seseorang mampu menahan amarah. Hayoo, siapa yang sering marah? He he, jangan ya. Seseorang apabila sedang marah kemudian emosinya tidak terkontrol maka mudah bagi syetan untuk masuk, sehingga semakin menjadi-jadilah marah seseorang. Luar biasa ya! Makanya kita mesti kudu belajar bersabar, karena kemenangan seseorang bukan dinilai dari seberapa kuat seseorang bisa melawan atau membalas dengan kemarahan, tetapi justru orang-orang yang menang adalah orang-orang yang mampu bersabar dalam kondisi yang memicu emosi atau kemarahan itu. Rasulullah SAW telah memberi banyak sekali contoh kepada kita semua melalui kisah kehidupannya. Misalnya ketika beliau sehari-hari berangkat untuk ibadah, saat di jalan pasti di ludahin sama salah seorang Yahudi yang tidak suka terhadap Rasulullah, tetapi ketika di lain waktu, Rasulullah bertanya kepada sahabat mengenai orang Yahudi yang sering meludahinya kenapa kok tidak terlihat. Ternyata orang Yahudi tersebut lagi sakit, dan secara luar biasa Rasulullah menjenguknya sehingga membuat orang Yahudi tadi takjub melihat kebaikan dan kesabaran Rasulullah serta membuatnya memeluk Islam. SubhanAllah ya sahabat, ruarr biazzaa (red-mantap kalee). Ternyata bukti kesabaran itu nyata lho, benar khan sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan hal-hal lainnya, seperti Surat Al Anfaal diatas. Hal tersebut membuktikan kepada kita semua mengenai hebatnya bersabar. Abu Sa'id ra. dan abu Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Segala sesuatu yang menimpa seorang muslim, baik berupa rasa letih, sakit, gelisah, sedih, gangguan, gundah-gulana, maupun duri yang mengenainya (adalah ujian baginya). Dengan ujian itu, Allah mengampuni dosa-dosanya." (Muttafaq 'alaih) Bahkan ditambah lagi oleh hadist berikut, Anas ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Jika Allah menghendaki kebaikan untuk hamba-Nya, Dia menyegerakan hukuman atas dosanya di dunia. Sedangkan jika Allah menghendaki keburukan untuk hamba-Nya, Dia menunda hukuman atas dosanya hingga hari kiamat." Rasulullah juga bersabda, "Besarnya pahala berbanding lurus dengan besarnya cobaan. Jika Allah menyukai suatu kaum, niscaya Dia akan memberinya cobaan. Barangsiapa yang menerimanya, maka ia mendapat ridha Allah, dan barang siapa yang marah terhadapnya, maka ia mendapatkan kemarahan-Nya." (H.R. Tirmidzi. Ia berkata, "Hadits ini hasan")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sahabat, segala sakit yang kita rasakan saat ini, kesulitan-kesulitan yang menghadang, harus kita anggap semuanya adalah ujian yang sebenarnya juga sebagai pengurang dosa-dosa kita di yaumil akhir nanti. SubhanAllah, ternyata banyak sekali hikmah di balik sabar ya sahabat. Oleh karena itu, mulai saat ini marilah kita semua nyalakan tombol kesabaran kita. Bagi sahabat yang sering marah-marah ndak jelas, ya sekarang must be patient, yang sebelumnya frustasi terus karena menganggap dunia ini banyak kesulitaan, pahami dong bahwa ini adalah ujian, yang sebelumnya banyak ditimpa musibah atau dizalimi, itulah cara Allah mengurangi dosa kita, dan seteruzzznya (red-banyak sekalee). The key is "SABAR", insyaAllah innAllaaha maana.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-2694046956662901009?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/2694046956662901009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/11/sabar-dong-friends.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/2694046956662901009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/2694046956662901009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/11/sabar-dong-friends.html' title='Sabar dong friends !!'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6898090886712992682.post-5253335432900060720</id><published>2008-11-23T10:29:00.000-08:00</published><updated>2008-11-23T10:48:10.243-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taushiyah'/><title type='text'>Yuk Sahabat, Luruskan Niat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://mydakwah.files.wordpress.com/2007/01/s.JPG"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 193px; CURSOR: hand; HEIGHT: 185px" alt="" src="http://mydakwah.files.wordpress.com/2007/01/s.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Katakanlah: "Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu memperlihatkannya, pasti Allah mengetahui." Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Q.S. Ali 'Imran : 29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kabar Sahabat semua? Alhamdulillah baik khan, Iya insyaAllah kita semua masih bisa merasakan banyak sekali ni'mat yang diberikan oleh Allah, baik itu ni'mat Iman, Islam serta sehat wal 'afiat. Oke sahabat kali ini bahasan kita adalah tentang urgensi niat. Yup, pasti sudah faham semua dong apa arti niat, yaitu sesuatu hal yang kita katakan di dalam hati untuk melakukan sesuatu dengan maksud dan tujuan tertentu. Wah ternyata berdasarkan Al-Qur'an surat Ali Imran tersebut jelas dikatakan bahwa Allah mengetahui segala niat kita. Apabila kita melakukakan kebaikan kepada orang lain ternyata itu masih Allah sortir lagi apakah niatnya baik atau tidak, SubhanAllah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah niat sahabat, berarti niat itu sangat penting ya. Di zaman sekarang ini, ternyata kita semua banyak yang sudah melupakan tradisi dan urgensi niat itu sendiri. Niat merupakan suatu kemauan, tetapi saat ini yang banyak dilupakan orang bukan karena mereka melupakan niat, tetapi mereka melupakan niat yang dilandasi oleh nilai-nilai ibadah. Sebagai contoh, seorang ibu memasak nasi goreng untuk anak-anaknya pada pagi hari. Ibu itu berniat agar anak-anaknya tidak lapar saat jam pelajaran di sekolah. Nah, ibu itu telah berhasil melakukan niatnya, tapi urgensi kenapa ibu harus memasak untuk anaknya belum dapat. Jadi, ibu itu seharusnya membuat nasi goreng untuk anak-anaknya selain agar anak-anaknya bisa belajar dengan baik di sekolah, juga meyakini bahwa hal ini merupakan ibadah kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW dalam hadistnya, "Sesungguhnya amal-amal perbuatan tergantung niatnya, dan bagi tiap orang apa yang diniatinya. Barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya. Barangsiapa hijrahnya untuk meraih kesenangan dunia atau menikahi wanita, maka hijrahnya adalah kepada apa yang ia hijrahi (HR. Bukhari). SubhanAllah ya Sahabat, oleh karena itu segala aktivitas kita harus kita mulai dengan mengucap basmalah, agar mendapatkan pahala dari Allah SWT. Mau keluar rumah, mau pergi ke sekolah, jalan-jalan, ke rumah teman, memasak, mencuci, sampai memakai pakaianpun harus dengan niat ibadah ya sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ada seorang Al Ustadz mengatakan bahwa kita sebaiknya juga harus memperbanyak niat-niat kita. Mengapa? Tahu nggak sahabat. Yups benar, dengan memperbanyak niat maka kita akan mendapat pahala dari niat yang telah kita canangkan, walaupun niat tersebut kandas atau tidak terlaksana. Example (red-contoh), apabila pada suatu hari kita sedang berada di rumah, kemudian ada seorang yang mengetuk pintu rumah kita, maka kita berniat apabila itu orang fakir miskin maka saya akan berinfak, apabila itu sahabat saya maka saya akan mempersilahkan masuk dan menyuguhkan makanan, apabila dia orang yang tersesat maka saya akan tunjukkan jalan, apabila dia adalah musafir maka saya akan persilakan untuk mempir sejenak, kemudian dimulai dengan basmalah. Setelah membuka pintu ternyata dia adalah sahabat kita, kemudian kita menyuguhkan makanan, insyaAllah kita mendapatkan empat pahala niat tadi seperti kita mengerjakan empat kegiatan itu, walaupun yang terlaksana hanya satu, SubhanAllah ya sahabat, yang dikerjakan hanya satu tetapi dapatnya empat pahala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, memang sangat penting ya sahabat apabila kita memperbaiki niat-niat kita dan memperbanyaknya. Dengan demikian kita akan mengerjakan sesuatu, dengan dilandasi ibadah kepada Allah SWT. Ingat, Allah Maha Tahu apa yang ada di hati-hati kita semua. Yuk, kita beralih kepada niat yang ahsan (red-baik) dan memperbanyaknya, niscaya Allah akan memberikan nilai lebih kepada kita semua. Masih ragu sahabat? Jangan ya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6898090886712992682-5253335432900060720?l=www.miqbalhanafri.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/feeds/5253335432900060720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/11/yuk-sahabat-luruskan-niat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/5253335432900060720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6898090886712992682/posts/default/5253335432900060720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.miqbalhanafri.co.cc/2008/11/yuk-sahabat-luruskan-niat.html' title='Yuk Sahabat, Luruskan Niat'/><author><name>Muhammad IQbaL Hanafri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13788100804867951394</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
